Laman

Jumat, 08 Maret 2013

PEMBANGUNAN LAPANGAN BASKET DAN VOLY SMAN 2 CIKPUS DIDUGA TIDAK SESUAI SPEK



Cikarang Pusat – Pemkab Bekasi melalui Dinas Pendidikan pada TA 2012 mengalokasikan Rp.145 juta untuk pembangunan Lapangan Basket dan Rp 145 Juta untuk Pembangunan Lapangan Voly SMAN 2 Cikarang Pusat (Cikpus).  Sarana olahraga yang sifatnya penting bagi sekolah yang beralamat di Jl. Raya PLN, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi ini hingga saat ini belum selesai. Parahnya lagi, sudah terjadi keretakan pada lantai sarana olahraga tersebut yang diikuti genangan air yang ditengarai karena permukaan lapangan yang tidak rata dan disinyalir tdk sesuai spesifikasi.
            Belum rampungnya pembangunan lapangan tersebut juga diamini  pihak sekolah. Menurut Kepala SMPN 1 Cikarang Pusat, Sajati, yang dikonfirmasi Bekasi Ekspres News pada Senin (4∕3) mengatakan  bahwa pemborong belum menyelesaikan pekerjaannya untuk pembuatan list atau garis penunjuk panjang dan lebar lapangan.  “Kita sebagai user mensyukuri saja apa yang telah diberikan pemerintah. Soal genangan kemungkinan besar karena factor hujan dan kita juga kurang paham soal konstruksi karena bidang kita adalah mengajar. Kita sudah pernah komplain kepada pemborong untuk pembuatan list nya, mereka berjanji akan mengerjakannya lagi,” katanya.
            Pada tempat terpisah, Kasubag Keuangan Dinas Pendidikan, Hj. Cucu Sumatina, S.Pd yang dikonfirmasi soal pembayaran proyek tersebut menjelaskan  bahwa setiap kegiatan fisik tahun 2012 sudah dibayarkan. “Untuk proyek tahun 2012 hampir keseluruhan sudah dibayarkan. Soal pembayaran, Dinas Pendidikan sebagai pengguna anggaran hanya mengecek kelengkapan administrasinya untuk selanjutnya dicairkan. Kalau masalah fisik dilapangan bisa ditanyakan kepada PPTK atau pengawas,” jelasnya.
            Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan, Dra. Hj. Sri Riyanti, M.Pd yang dimintai tanggapannya di ruang kerjanya, Senin lalu mengatakan bahwa ia belum bisa memberikan keterangan secara detail mengingat posisinya yang baru diangkat sebagai Sekretaris Dinas. “Saya belum bisa memberikan tanggapan terkait pembangunan lapangan tersebut karena saya masih baru di sini,” ujarnya.
            Disinggung perihal kondisi fisik lapangan yang sudah retak dan tergenang air serta informasi yang menyebutkan bahwa pekerjaan telah dibayarkan, Sri mengatakan akan mengecek langsung fisik di lapangan. “Nanti kita akan cek langsung ke lapangan dan melihat apakah sudah dibayarkan atau tidak,” katanya seraya menyampaikan bahwa pekerjaan yang dianggarkan tahun 2012 tidak memungkinkan lagi untuk dilanjutkan tahun ini, karena terikat dengan masa pelaksanaan pada kontrak.
            Ditanya lebih lanjut  kepada Sri soal tindak lanjut atau langkah yang diambil sesuai dengan pernyataannya untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan via selulernya, Selasa (5/3) ia mengatakan telah menghubungi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk memberikan penjelasan. "Saya telah menghubungi PPTK nya, nanti akan menghubungi abang," katanya. Akan tetapi hingga berita ini diturunkan, tidak ada informasi lanjutan yang didapatkan dari PPTK. Arios

Tidak ada komentar:

Posting Komentar